Untuk apa developer menulis?

Untuk apa sih seorang developer belajar menulis? bukan menulis koding, tapi menulis biasa.


"Hmmm.. selama bisa menulis program.. untuk apa lagi belajar menulis biasa?"


Programnya belum selesai

website is never done


Kamu pernah tidak, bilang "websitenya sudah selesai".. eh tidak lama kemudian, kamu kembali membuka text editor dan mengubah sesuatu? Familiar bukan? begitulah kita.. saat ini merasa sudah selesai padahal ada bug yang akan datang, ada fitur yang ingin ditambah dan hal lainnya.


Kita tidak tahu kapan hal tersebut datang. Bayangkan jika proyek yang sudah berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun harus kamu lakukan sesuatu dengannya. Kamu harus mengingat lagi semua hal yang dulu kamu lakukan. Tentu ini butuh waktu dan pikiran.


Memudahkan transfer kerjaan


Saat bekerja dengan tim atau di kantor, kita akan berkolaborasi dengan orang lain.

Tanpa mencatat apa yang kita kerjakan, progresnya seperti apa atau masalahnya di mana, akan sulit untuk berkolaborasi.


Bentuk mencatatnya bisa semudah di google docs, atau kartu trello, atau media apapun yang orang lain bisa konsumsi.


Harus menjelaskan semuanya dari nol kepada setiap orang baru tentu pekerjaan baru, yang harusnya bisa kita tuangkan ke dalam catatan.

Catatan yang baik, bisa mempermudah diri kita dan orang lain.


"Tapi.. Saya malas mencatat"


Percayalah, saya juga malas.


Dengan mencatat, justru kamu akan menyelamatkan diri dari kesibukan yang tidak diperlukan di kemudian hari.


Pakai tool apa?


Toolnya "tidak penting", gunakan apapun yang mudah kamu akses, silahkan cari yang cocok dengan kamu


Formatnya pun terserah kamu, selama tulisannya bisa kamu baca.


Mencatat apa saja


Alasan yang sama bisa digunakan untuk menjawab kenapa perlu menuliskan bug dengan detail atau membuat blog / catatan pribadi


Berkali-kali saya terbantu dengan mencari solusi di blog saya sendiri. Saat ada masalah berulang, saya tinggal kembali ke blog dan mencari kata kuncinya! solusinya pun semudah copy paste saja


Hal ini juga yang membuat saya lebih suka membuat website yang mudah dilakukan pencarian, dibanding berdiskusi di aplikasi chat. Karena sifat aplikasi chat bisa hilang/terkubur/sulit diorganisir.


Saat ada pertanyaan berulang, kita bisa dengan mudah merefrensikan sebuah tautan yang sudah ada sebelumnya.


Berikutnya..

saat ada ide.. catat!

saat ada bug.. catat!

saat belajar hal baru.. catat!


Efek samping menulis


Selain sebagai surat cinta yang akan menyenangkan kamu di masa depan, saya juga merasakan kalau menulis sangat membantu saya untuk berpikir.


Tidak jarang sebuah masalah bisa terselesaikan, dengan menjabarkan masalahnya satu per satu di sebuah tulisan.


Sumber Artikel: https://jurnal.dev/log


avatar hilmanski

Ditulis oleh @hilmanski

"luaskan ilmu & luaskan manfaat"