Tahapan Pembuatan Project ( Gaya anak Sistem Informasi )

Disini saya akan share tentang proses pembuatan project dari sudut pandang anak sistem informasi (SI), dan biasa saya lakukan juga. Selamat membaca.


Hal yang pertama dilakukan adalah dengan merenung.


"Loh kok aneh?"


Yups, benar. Artinya, kita harus merenungi permasalahan apa yang akan diselesaikan. Karena pada dasarnya, program dibuat untuk menyelesaikan masalah.


Setelah mendapatkan permasalahannya, mulailah kita masuk ketahap analisis sistem. Ada dua pilihan yang bisa kamu ambil. kamu menjabarkan sistem dengan Data-flow Diagram (DFD), atau dengan Analisis Berorientasi Objek.


Kita jabarkan satu persatu. DFD adalah simpelnya, bagaimana data kamu mengalir. Mulai dari input datanya seperti apa, prosesnya seperti apa dan outputnya seperti apa. Di DFD ini, biasanya terdiri dari beberapa level. Level disini artinya semakin tinggi levelnya maka prosesnya semakin detail. Kamu bisa cari tentang DFD lebih jauh di internet.


Kemudian Analisis Berorientasi Objek, disini kita berbicara pada object object nya. Ada yang disebut dengan Use Case, Biasanya usecase menjabarkan apa yang bisa dilakukan setiap entitas (orangnya jika lebih simpel). Terus ada Sequence Diagram, dan banyak lagi, sampai di tahap develoment diagram kamu akan memikirkan teknologi apa yang digunakan.


Inti dari semua diagram itu artinya kamu menjabarkan setiap tingkah laku atau alur dari program kamu. Simpelnya semakin detail yang kamu buat di analisisnya, maka semakin mudah dalam pengaplikasiannya.


Di Analisis sistem, kamu akan membuat design databasenya, mulai dari tabelnya apa saja, fieldnya apa saja, dan relasi antar tabelnya seperti apa. Ini disebut ERD, atau Entity–relationship model.


Setelah Analisis sistemnya selesai. Kamu buat struktur menunya. Maksud dari struktur menu adalah apa saja menu yang akan disediakan program kamu. Mulai dari menu login sampai menu laporan jika diperlukan.


Setelah menunya didapat, Biasanya anak sistem membuat Tampilan kasarnya, atau biasa disebut dengan Design Interface. Kamu akan menata letak formnya yang dari hasil ERD tadi sehingga semua menjadi lebih terlihat jelas.


Belum ngoding ? Belum ya wkwk


Setelah Tampilan kasar di dapat, kamu akan buat UI/UX nya sekarang lebih bewarna dan menarik. Dan biasanya ini menjadi patokan kamu untuk membuat frontend di codingannya.


Oke Kita mengoding sekarang.


Teknologi yang digunakan telah di analisis sebelumnya. Kamu tinggal menerapkan dari analisisnya di programming. Mulai dari Backend, Frontend hingga Project kamu mengudara.


Memang membutuhkan proses yang kompleks ketika kita menggunakan pembuatan project dengan gaya anak sistem informasi. Negatifnya tentu kamu akan memakan waktu yang lebih padat karena memikirkan banyak hal. Positifnya, dengan melakukan analisis terlebih dahulu, adanya bug/kesalahan baik dari teknis maupun dari sistem bisa terhindari.

avatar randynetworks

Ditulis oleh @randynetworks

"Untuk meraih sesuatu, harus mengorbankan sesuatu juga."