Susah itu pertanda bagus

Sebagian besar orang mengganti karir atau berhenti mengejar cita-citanya karena merasa susah. Padahal susah ini yang menjadi acuan, membedakan kita dari orang-orang lain. Semua orang akan menemukan susah, semua kegiatan akan ada bagian susah. Orang sering salah mengerti merasa ngga tahu “passion”nya dimana, atau ngga bisa konsentrasi di satu hal. Padahal yang sering terjadi, dia berhenti saat bertemu dengan bagian susah. Semua orang mau akhirnya, tapi ngga banyak yang mau menjalani prosesnya. Berikutnya, kalau teman-teman bertemu dengan yang namanya susah, ini pertanda baik, anggap bertemu kolam air di tengah padang pasir. Jangan panik, tuliskan dengan detail apa masalahnya, pecahkan masalah ini jadi bagian-bagian kecil dan selesaikan satu persatu dengan tenang. Tahu persis masalahnya apa, agar bisa mencari solusinya. Orang panik ngga akan berpikir dengan tenang, ngga akan menemukan solusinya. Ingat, bagian yang susah ini yang menyaring orang-orang yang betul-betul layak mengejar cita- citanya dengan orang-orang yang sekedar mengikuti orang lain.

avatar hilmanski

Ditulis oleh @hilmanski

"luaskan ilmu & luaskan manfaat"